Layanan Pinjaman Mandiri Perpustakaan
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
(Self Service)
Setiap Universitas atau perguruan tinggi pastilah memiliki sebuah perpustakaan di dalamnya, ini sudah seperti bangunan yang wajib ada, apa lagi di suatu lembaga pendidikan. Mengingat tujuannya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberi informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam melaksankan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Wiranto dkk,1997). Begitu pun keberadaan perpustakaan di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung yang penulis akan bicarakan.
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati atau UIN SGD Bandung ini merupakan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang ada di pulau jawa, yaitu pada tahun 1968 dengan nama semula IAIN SGD Bandung. Sejalan dengan itu Perpustakaan UIN SGD Bandung juga didirikan pada masa pembangunan UIN SGD Bandung yang beralamat pada Jl. Raya A.H. Nasution No. 105 dibangun dengan 4 lantai.
Sebagai salah satu sumber ilmu pengetahuan, perpustakaan tidak apatis terhadap kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi informasi pun menyentuh perkembangan perpustakaan, termasuk juga pada perpustakaan UIN SGD. Di mana setiap layanan perpustakaan telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi, seperti pada pelayanan sirkulasi di Perpustakaan UIN SGD. Penerapan teknologi itu membuat pemustaka dapat meminjam buku dengan sendiri melalui mesin, ini juga disebut dengan layanan pinjaman mandiri atau self service.
Layanan mandiri adalah layanan yang dilakukan oleh dan untuk diri sendiri tanpa bantuan orang lain atau tidak tergantung pada orang lain (Meylan). Layanan pinjaman mandiri berarti layanan peminjaman buku yang dilakukan oleh pemustaka sendiri, dan di UIN SGD Bandung juga telah menerapkan peminjaman seperti ini. Dengan menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) sejak Maret 2016, pemustaka sudah bisa meminjam buku secara mandiri. Peminjaman hanya bisa dilakukan oleh civitas dari UIN SGD sendiri, dengan kartu keanggotaan kemudian melakukan peminjaman pada mesin yang telah di sediakan.
RFID menyediakan hubungan ke dalam buku dengan jarak tertentu tanpa harus melihat secara langsung. Cara kerja RFID di perpustakaan, menggunakan chip yang ditempel pada buku. RFID memudahkan dalam transaksi dan tidak memakan banyak waktu, cukup lima detik (Yayan).
Barang yang telah dipinjam haruslah dikembalikan, ini sama halnya dengan buku-buku yang harus dikembalikan oleh pemustaka yang meminjamnya. Dalam kegiatan pengembalian, perpustakaan UIN SGD Bandung telah menyediakan mesin Multi Purpose Station (MPS). Kemudian memasukan buku yang telah dipinjam pada dropbook yang terbuka selama 24 jam.
Tetapi jika pemustaka masih menggunakan buku yang dipinjam namun waktu pengembalian telah tiba, maka pemustaka dapat memperpanjang buku yang dipinjam.
Dengan cara menggunakan fasilitas online untuk menambah masa perpanjangan melalui opac.uinsgd.ac.id.
Layanan pinjaman madiri di perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati mulai dipergunakan aktif pada mahasiswa angkatan 2016, perustakaan ini juga mempunya bentuk digital yang dapat di akses di digilib.uinsgd.ac.id. Perpustakaan Digital UIN Sunan Gunung Djati Bandung didukung oleh EPrints 3 yang dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton
Kesimpulannya, RFID dan MPS merupakan bentuk dari kemajuan teknologi informasi yang dapat diterapkan ke dunia perpustakaan, adanya kemajuan teknologi di perpustakaan ini diharapkan agar perpustakaan berkembang sejalan dengan jaman. Dengan teknologi RFID dan MPS membuat kegiatan layanan sirkulasi menjadi mudah dan cepat. Agar semua sistem baik-baik saja maka diperlukan sebuah keamanan yang disiapkan oleh pihak perpustakaan, begitu pun perpustakaan UIN SGD Bandung.
Semoga bermanfaat
Mohon kritik dan saran, semoga tulisan berikutnya jadi lebih baik
Daftar Pustaka
Hutasoit, Hildayati Radah. 2012. Pelayanan Sirkulasi IAIN Sumatera Utara. Medan: Jurna Iqra’
https://lib.uinsgd.ac.id/profil-perpustakaan.html
Sihombing, Meylan. 2017. Layanan Mandiri Perpustakaan Universitas Negeri Medan (UNIMED). Medan: Repositori Institusi USU
https://uinsgd.ac.id/berita/perpustakaan-uin-bandung-gunakan-rfid/
http://lib.uinsgd.ac.id/layanan/layanan-sirkulasi.html