Perpustakaan:
Wadah Sumber Informasi
Primer dan Sekunder
Primer dan Sekunder
Perpustakaan
merupakan suatu instansi yang tidak sulit untuk dapat di jumpai, terutama pada
kawasan kota ataupun instansi pendidikan, Sekolah maupun Perguruan Tinggi. Kehadirannya
sebagai wadah informasi untuk masyarakat atau orang-orang disekitar hendaknya
dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sumber informasi di perpustakaan terdiri
dari berbagai jenis, seperti monograf, rekaman suara, gambar bergerak, peta,
lukisan dan lain sebagainya.
Secara
garis besar, sumber informasi yang dikelola oleh perpustakaan dapat dibedakan
menjadi dua kelompok, yaitu sumber informasi primer dan sumber informasi sekunder.
Apa yang dimaksud dengan kedua sumber tersebut dan apa contoh-contoh dari
sumber-sumber tersebut, disini penulis akan menyampaikannya.
1. Sumber
Informasi Primer
Merupakan sumber
informasi yang memuat informasi asli atau bisa disebut orisinil. Sumber informasi
primer sering kali tidak mengalami penyuntingan, disajikan dengan apa adanya,
sumber informasi yang tidak dilengkapi dengan penafsiran, evaluasi, analisis,
ringkasan, atau berbagai jenis komentar dari pengarang.
Contoh dari sumber
Informasi Primer:
Peta, koran, korespondensi,
buku harian, artefak, data penelitian, naskah kuno, sekripsi, tesis, disertasi
dan lain sebagainya.
2. Sumber
Informasi Sekunder
Merupakan informasi
yang berasal dari sumber primer dan disusun menurut sistem tertentu. Sumber sekunder
juga dapat dipahami sebagai sumber informasi yang menyajikan penafsiran,
analisis, penjelasan, ulasan pengarang mengenai topik tertentu.
Contoh dari sumber
informasi sekunder:
Indeks, Abstrak,
Almanak, Ensiklopedia, kamus, bibliografi, buku pegangan (handbook), tabel,
kumpulan formula (seperti kumpulan rumus matematika), tretise, monograf, dan
buku teks.
Kesimpulannya adalah,
perpustakaan menyediakan, menjadi wadah untuk mencari informasi ataupun
pengetahuan. Jika ada sesuatu yang informasi yang ingin dicari merasa sulit,
kita bisa minta bantuan Pustakawan. Kita juga harus menjadi koleksi
perpustakaan yang telah ada, seperti saat telah mengambil buku dari rak, jangan
mengembalikannya lagi ke rak, itu merupakan aturan yang biasanya terpampang di
perpustakaan. Jadi cara kita menjaga adalah dengan tidak melanggar peraturan
yang telah dibuat, ingat, peraturan dibuat untuk melindungi, tidak untuk dilanggar.
Daftar Pustaka
Suwarno, Wiji, Organisasi Informasi
Perpustakaan (Pendekatan Teori dan Praktik), Jakarta: Rajawali Pers, 2016
Junaida, Perpustakaan sebagai Pusat
Informasi, Makalah Perpustakaan dan Sistem Informasi Universitas Sumatera
Utara, Medan, 2016
Perpustakaan wadah informasi. Klok gadak perpustakaan wadah nya informasi siapa?
BalasHapussedikit saran bang, perhatikan sistematika dan koreksi kembali penulisan hurufnya ya bang
BalasHapusBanyakin infonya bob, over all bagus kok π
BalasHapusSyukaaaππππ
BalasHapusRiview jurnal nya bagus. ππ
BalasHapusSukses terus....
Riview jurnal nya bagus. ππ
BalasHapusSukses terus....