Kamis, 04 April 2019

Sumber Informasi Sosial Humaniora


Perpustakaan: Wadah Sumber Informasi 
Primer dan Sekunder

Perpustakaan merupakan suatu instansi yang tidak sulit untuk dapat di jumpai, terutama pada kawasan kota ataupun instansi pendidikan, Sekolah maupun Perguruan Tinggi. Kehadirannya sebagai wadah informasi untuk masyarakat atau orang-orang disekitar hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sumber informasi di perpustakaan terdiri dari berbagai jenis, seperti monograf, rekaman suara, gambar bergerak, peta, lukisan dan lain sebagainya.
Secara garis besar, sumber informasi yang dikelola oleh perpustakaan dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sumber informasi primer dan sumber informasi sekunder. Apa yang dimaksud dengan kedua sumber tersebut dan apa contoh-contoh dari sumber-sumber tersebut, disini penulis akan menyampaikannya.

1.      Sumber Informasi Primer
Merupakan sumber informasi yang memuat informasi asli atau bisa disebut orisinil. Sumber informasi primer sering kali tidak mengalami penyuntingan, disajikan dengan apa adanya, sumber informasi yang tidak dilengkapi dengan penafsiran, evaluasi, analisis, ringkasan, atau berbagai jenis komentar dari pengarang.
Contoh dari sumber Informasi Primer:
Peta, koran, korespondensi, buku harian, artefak, data penelitian, naskah kuno, sekripsi, tesis, disertasi dan lain sebagainya.

2.      Sumber Informasi Sekunder
Merupakan informasi yang berasal dari sumber primer dan disusun menurut sistem tertentu. Sumber sekunder juga dapat dipahami sebagai sumber informasi yang menyajikan penafsiran, analisis, penjelasan, ulasan pengarang mengenai topik tertentu.
Contoh dari sumber informasi sekunder:
Indeks, Abstrak, Almanak, Ensiklopedia, kamus, bibliografi, buku pegangan (handbook), tabel, kumpulan formula (seperti kumpulan rumus matematika), tretise, monograf, dan buku teks.

Kesimpulannya adalah, perpustakaan menyediakan, menjadi wadah untuk mencari informasi ataupun pengetahuan. Jika ada sesuatu yang informasi yang ingin dicari merasa sulit, kita bisa minta bantuan Pustakawan. Kita juga harus menjadi koleksi perpustakaan yang telah ada, seperti saat telah mengambil buku dari rak, jangan mengembalikannya lagi ke rak, itu merupakan aturan yang biasanya terpampang di perpustakaan. Jadi cara kita menjaga adalah dengan tidak melanggar peraturan yang telah dibuat, ingat, peraturan dibuat untuk melindungi, tidak untuk dilanggar.


Daftar Pustaka

Suwarno, Wiji, Organisasi Informasi Perpustakaan (Pendekatan Teori dan Praktik), Jakarta: Rajawali Pers, 2016

Junaida, Perpustakaan sebagai Pusat Informasi, Makalah Perpustakaan dan Sistem Informasi Universitas Sumatera Utara, Medan, 2016

6 komentar:

  1. Perpustakaan wadah informasi. Klok gadak perpustakaan wadah nya informasi siapa?

    BalasHapus
  2. sedikit saran bang, perhatikan sistematika dan koreksi kembali penulisan hurufnya ya bang

    BalasHapus
  3. Banyakin infonya bob, over all bagus kok πŸ‘

    BalasHapus
  4. SyukaaaπŸ˜πŸ˜πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  5. Riview jurnal nya bagus. 😊😊
    Sukses terus....

    BalasHapus
  6. Riview jurnal nya bagus. 😊😊
    Sukses terus....

    BalasHapus

Jenis-jenis Terbitan Tercetak dan Tidak tercetak Koleksi perpustakaan merupakan komponen terpenting yang wajib ada di dalam sebuah perpust...